Bertemunya 2 (dua) KELUARGA BESAR

Setiap keluarga pastilah memiliki silsilah. Dengan silsilah keluarga dapat  menjelaskan dari keluarga manakah ia dilahirkan atau dibesarkan, silsilah ini tak akan pernah berhenti berkembang selama anak cucu meneruskan keturunannya. Silsilah Keluarga Besar dapat diidentikan dengan pohon yang akan terus berkembang dengan munculnya cabang-cabang baru. Di jaman yang semakin canggih ini banyak software yang telah dibuat, tapi kami tidak menerapkan silsilah anggota keluarga yang ada dimasukan ke paket software yang tersedia. Kami membuat silsilah dengan tradisional dimasukan ke komputer / internet dengan garis-garis keturunan yang lebih komplit, komplek dan berkembang, tapi cukup sederhana.

.

.

.

Mas Tjakradipura (Demang Katjung) beristri banyak, dan yang diketahui ada 4 orang, istri pertama namanya tidak diketahui, dengan beliau berputra 2, Mas Achjar dan Mas Burhan. Burhan menikah tapi tidak mempunyai keturunan, Achyar menikah dengan Ratu Nurnas berputra tunggal bernama Mas Husbandi Sutaatmadja yang dikenal bernama Ubang.

Yang kedua juga tidak tahu namanya, beputra dua Mas Anwar dan Mas Moch. Gaos. Anwar menikah dengan R. Komala tapi tidak mempunyai anak. Moch. Gaos beristri 5 kali, hanya dengan istri pertama Rafiah mempunyai 2 orang putra Mas Moch Endjen (Endeng Ageung) dan Mas Moch. Rafiudin (Endeng Alit).

.

.

Ke-3 menikah dengan Ramlah (Nyi Bunder) seorang juru masak. Dengannya berputra tunggal Mas Arsjad yang setelah jadi haji dikenal dengan panggilan Haji Mpek. Arsjad menikah 5 kali tapi istri  ke-2,3 & 5 yang punya keturunan. Dengan Raudoh berputra tunggal Mas Hulman, dengan Aisah berputri tunggal Nyimas Adjah, dan dengan istri ke-5 Ratu Siti Hadidjah mempunyai 6 putri dan 2 putra, Nyimas Sufiah, Nyimas Halimah, Nyimas Amenah, Mas Moch. Sibli, Nyimas Rafiah, Nyimas Djunariah, Nyimas Asiah & Mas Syamsudin.

.

.

Istri yang terakhir Tjakradipura bernama R.A. Fatimah, mempunyai 2 orang putri Nyimas Siti Khabsah dan Nyimas Djohanah Dalfah. Khabsah (Nok Gede) bersuami 2 kali, pertama dengan R. Sudarna Prawirasudirja putra pertama Prawiranata, mempunyai 3 putra & 1 putri,  R. Suparto (Toto),  R. Supardi (Didi),  R. Suparti (Otih) dan  R. Sutardjo (Udjo), dan dengan Aminulloh (Padang) 1 putri yaitu Hadidjah atau lebih dikenal dengan panggilan Babay. Dalfah (Nok Leutik) menikah dengan adik ipar kakaknya yang bungsu R. Djaenudin (adik dari R. Sudarna P.)   mempunyai 3 putra & 3 putri,  R._Sungkono (Uko),  R. Sungkawati (Uwit), R. Sularjo (Dedo),  R. Suparman (Tatek), R. Sulastri   ( Neneng/wafat umur 6 tahun ) dan yang bungsu R. Sumiati (Inien).

.

.

R. Prawiranata semasa kecilnya bernama Sumardi, adalah putra ke 4 ( dari 9 bersaudara)  dari R.Ngt.Sosrodiwirjo al Hadji Moch. Djen.  Berasal dari Jawa Tengah di Grobogan keberadaannya di daerah Banten karena menjadi pelarian dari Jawa Tengah  diantaranya   bersama 2 saudaranya yaitu  R. Wahid Prawirasupradja dan R. Prawiro (?). Menikah dengan Kamsi binti R. Ponodirdjo, dan dikaruniai 4 Anak: Sudarna Prawirasudirdja, Irland, Suhaeni dan Djaenoedin. 2 putranya menikah dengan 2 putri dari Mas Tjakradipura, yaitu yang cikal Sudarna Prawirasudirdja dengan Nyimas Siti Khabsah, dan yang bungsu Djaenoedin dengan adiknya Nyimas Djohanah Dalfah.

.

.

About brother johns

Khusus untuk keluarga dan kerabat Tjakradipura@Prawiranata, umumnya untuk anda sekalian..!

Posted on Juli 21, 2010, in Uncategorized. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: